Keluarga Cemara



Saturday, February 14, 2004

We have moved back



Dear all,

We have moved back to our www.keluargacemara.com.

See you all again, there.

posted by Sylvie Gill 12:21 AM :
Thursday, February 12, 2004

Serba Serbi di Mandalay

Bone Specialist

Hari minggu lalu - kami pergi ke "Bone Specialist" - kalau di tanah air terkenal dengan tempat urut/pijat ala Cimande gitu modelnya. Setelah jalan-jalan keliling kota sebentar, antar Cemara pulang karena guru lesnya sudah mau datang. Sementara Syl, Papap, Flora dan Gerald suaminya lanjut ke daerah Amarapura, lokasi si "Bone Specialist". Bisnis pijat memijat ini sepertinya running in the family - karena wajah semua yang mijit - sama semua, keturunan India.

Papap dan Gerald mau memperbaiki punggung dan pinggang yang sakit karena salah nge-swing di green. Papap had a normal treatment - disuruh tengkurap dan diteken-teken lah punggungnya. I tried once 2 bulan yang lalu - memang TOP banget sih, few minutes after dipijat bisa hilang rasa sakit di punggung waktu itu.


Here come, giliran Gerald yang sakitnya di pinggang. Setelah diperiksa dimana letak sakitnya - si tukang pijat mengambil kain motif tentara, besi pengait yang ujungnya ada tali yang disangkutin di dinding bilik rumah - dan tali ini nembus keluar. Mmmh, rupanya pergelangan kaki Gerald diikat sama kain motif tentara ini dan dikaitin tali yang masing-masing tali itu ujungnya dibanduli sama 5 buah batu bata. As shown in picture, metode treatmentnya dengan cara meregangkan tubuh. Menurut Gerald, rasanya sakit - tapi demi kesembuhan, ditahan-tahanlah oleh beliau.

Pas Gerald dan Papap lagi dipijat - datang beberapa pasien lain. Salah satunya ada seorang nenek keturunan Chinese yang jalannya pakai tongkat. Selintas si Oma ini tidak menarik perhatian - tapi pas dia melangkah ke salah satu tempat tidur, Syl baru lihat kalau si Oma pakai sepatu yang sangat kecil sekali - ukuran sepatunya tidak kurang dari sejengkal tangan Syl. Ingat cerita jaman dulu - bahwa untuk alasan kecantikan perempuan-perempuan di Cina memakai sepatu yang ukurannya kecil sekali. Nah, ini ada photonya - pinginnya sih closely took the picture of her feets - cuma, ntar Syl dipentung pakai tongkatnya lagi.


Cemara's School Annual Concert
Sabtunya, Sekolah Cemara menyelenggarakan School Annual Concert - yang menutup tahun ajaran 2003 yang akan berakhir tanggal 29 February 2004 dan libur summer selama 3 bulan. Cihuy banget nggak tuh - liburannya lama banget. Tapi sebelum libur, mereka akan melalui Final Exam dulu dari tanggal 20 - 27 February - mmh, here comes the time when I will be very nervous. Di School Annual Concert, Cemara bersama teman-temannya nyanyi lagu yang judulnya "Beautiful Thing", salah satu lagunya film Sounds of Music. Lumayan susah juga nyari white dress ini buat dia - karena ukuran tubuhnya yang tinggi. Finally one day before the hari 'H' - I managed to find one for her. Di photo, Cemara berpose dengan temannya, Aditi - orang India. Remember the story of Cemara's friend yang mesti operasi usus buntu? Nah, inilah dia gadis kecil itu. Nah, karena liburan sekolah 3 bulan ini - Syl dan Cemara, insya Allah mau pulang liburan ke tanah air.


Masak Memasak
Mmmh, selain Sup Buntut, Pangsit Goreng - our favourite dish dan kudu selalu ada, adalah : Teri Balado. Kadang Syl suka campur dengan kacang goreng. Cemara juga bisa makan Teri Balado ini - jadi cepet makannya karena menurut dia, pedas sekali. Padahal sih, biasa-biasa aja. Teri di sini enak juga dan renyah plus tidak pahit. Tukang ikan asin langganan kalau Syl nongol - udah otomatis ngambil takeran ikannya. Teri Balado ini dimakan pakai nasi panas, ngepul ngepul - WOW! Atau bisa juga dicampur sama Chicken Poridge aka Bubur Ayam merek Knoor yang mudah didapat disini. Instead of goreng dada ayam dan disuir-suir buat condimentsnya si Chicken Poridge, bisa juga pakai Teri Balado yang ada kacang tanah gorengnya. Yummy!


Hari Kamis kemarin, adalah Public Holiday di Myanmar - Union Day. So, Papap nggak kerja - dan Cemara juga nggak sekolah. Papap dari jam 6 pagi sudah pergi ke green sama Gerald, Cemara as usual sticked with her ritual acak-acak kamar aka main anything yang cross her mind mulai dari main playdough - menggambar - tingtang tingtong di piano - bikin worry doll dll dll. So, I decided untuk praktek Bakso ala Tira yang resepnya diposting di Guest Booknya Ibu Ray. Enak banget loh, Ra - cuma kata si Papap, kurang pake Borax aja - biar kaya Baksonya mamang-mamang. Syl pernah dengar kata 'Borax' tapi nggak ngerti apa sih sebenarnya Borax ini. Terus tadi pagi, Syl ke pasar beli Mie Telur dan later on, dikasih resep bikin kuah baksonya sama Ibu Ray - resep kuah bakso rahasia, mamanya Ibu Ray. Syl juga bikin tumis ayam buat - biar kaya Bakmie GM. Yummy yummy!


Bakpao

Waktu School Annual Concertnya Cemara, Syl pergi sendirian - Papap nggak bisa nonton, karena lagi sibuk sekali. Pas duduk, ada ibu-ibu juga sitting next to me- dan lucky me, the Ibu can speak English. Jadilah Syl mulai tanya-tanya mengenai tempat-tempat makanan lokal yang enak di Mandalay. Salah satunya tempat jualan Bakpao. Pernah lihat beberapa kali kalau lagi jalan-jalan di kota, cuma nggak ngerti yang enak yang mana. So, jadilah sekarang kalau mau ke pasar, Syl suka mampir beli Bakpao isi Kacang dan Ayam. Satu hal unik dari tukang bakpao ini, tempat kukusannya kaya lemari - banyak lacinya, tiap laci beda-beda rasanya, oh ada siomay juga deh, cuma besar banget ukurannya. Kukusan ini bekerja pakai arang - tuh, ada ember arengnya yang warna hitam. Tadi pas main ke 'rumah'nya Bu Ida - beliau baru bikin Bakpao. Hebat euy si Ibu, resep bikin bun Bakpaonya boleh minta, Bu?

posted by Sylvie Gill 11:34 PM :
Tuesday, February 10, 2004

Yummy Yummy

Sementara ini 'rumah' asli Keluarga Cemara di Keluarga Cemara.com masih belum bisa bekerja dengan sebagaimana mestinya - the server is still under maintenance. Semoga cepat sembuh. So, here is the temporary our 'house'. Yuk - ngomongin yang enak-enak aja nich sekarang.

Last week - I made the famous 'Sup Buntut'. Resepnya dapat dari beberapa source seperti Dapur Mbakyu.com dan dari dapurnya Ibu Ray. Dibaca-baca resepnya dan pas prakteknya disesuaikan dengan selera - since Syl tidak suka memasukan kentang, tomat dan seledri ke dalam sup. Sayangnya disini tidak ada emping - mmh, kalau ada mantap sekali. Trus, untuk sambel sup buntutnya, Syl rebus beberapa buah cabe rawit dan satu buah garlic - sampai airnya tinggal sedikit, kemudian diblender dengan diberi sedikit air rebusan cabenya sedikit, kasih garam secukupnya - jadi deh, sambel abang-abang temannya si Sup Buntut.

Dan, pagi ini I made Pangsit Goreng - again, resepnya yang masih gress aka salah satu resep terbarunya Mbak Kikit, diambil dari Dapur Mbakyu.com. Syl nemu kulit pangsitnya di pasar Mingalar kemarin - dan tadi pagi, iseng-iseng bikin isinya dan jadilah si Pangsit Goreng, makannya dicelup-celup ke sweet chili sauce yang botolan. Yummy! Yummy! Lumayan banyak jadinya dari setengah kilo daging ayam cincang - masukin di toples dan akan jadi temannya si Supermie Rasa Kari Ayam.

posted by Sylvie Gill 9:40 PM :



More about ...

Myself
Pieces of me

My Little Princess
About her

My Prince
About him

My Inspiration
(Alm) Father-in law




Linky Luv


Shout box

Name :
URL :
Message :

by.doneeh.com






Archives

02/01/2004 - 03/01/2004





Credits


This page is powered by Blogger. Isn't yours?






Buddies